Rabu, 28 Desember 2011
Setiap Manusia punya Ceritanya Masing-masing
Ga kerasa hampir empat tahun saya menginjak dunia perkuliahan. Dulunya saya berpikir bahwa kuliah akan agak "menyeramkan" karena bertemu dengan banyak orang baru yang agak asing dan tentunya masyarakat akan melihat apa yang saya lakukan. Saya termasuk ke dalam orang yang agak lama beradaptasi karena selalu memperhatikan apakah kondisi disekitar saya ini nyaman atau tidak. Wajar..namanya juga manusia..hihii
Foto di atas adalah foto ketika kami semua mengawali tingkat tingkat tiga di semester genap. Kenapa saya ingin mengangkat ini? Karena saya rindu dengan mereka heheh. Banyak sekali kejadian yang saya alami ketika saya bersama mereka. Bahkan, mereka mengajarkan saya untuk tidak emosional dan bersikap jujur kepada diri saya saya sendiri salah satunya fakta bahwa saya suka sekali menulis (walau empot-empotan).
Okey, tema dari foto ini adalah pelangi a.k.a rainbow. Kami mengambil tema tersebut karena karakter kami yang berbeda. Ya, itu akan dibahas pada posting selanjutnya.hihi. Setelah mendapat ijin dari yang bersangkutan. Disini saya hanya akan menjelaskan bahwa manusia itu seperti kertas kosong saat dilahirkan. Konsep itu merupakan konsep tabula rasa dari John Locke.
Kalau diibaratkan seperti itu, maka hal yang ada dalam pikiran saya adalah berarti saya bisa mewarnai hidup saya dengan warna apapun dong. Lalu, warna yang saya pilih dalam foto dan hidup ini adalah oranye. Kenapa? Karena saya ingin jadi perpaduan kuning dan merah. Dimana kuning itu dapat menyinari orang dan merah itu berapi-api seperti semangat yang tidak padam. Jadi, intinya saya ingin membuat cerita hidup saya adalah orang yang mampu menyemangati orang lain dengan kelebihan yang saya miliki dan tentunya kekurangan saya hmm...akan dikemanakan ya? YA di syukuri dan di terima oleh diri saya (masih dalam proses dalam hal tersebut).
So, what's your story? Everybody has their colour to paint their life story.
Jangan membandingkan bahwa saya harus seperti anda, tapi bandingkanlah apa kelebihan saya sehingga bisa melukiskan cerita hebat seperti anda. Keep SMILE :D
Minggu, 06 November 2011
Remember November
Waktu telah terlibas olehku dengan cepatHingga tak terasa bahwa aku berada dalam dunia yang berbeda
Aku bukanlah aku yang dulu lagi
Seorang anak yang bermanja pada kehidupan
Lain lagi dengan sekarang
Dulu aku hanya mewarnai
Dan tidak menunjukkan siapa warnaku
Waktu pun berawal di november
Remember november
Dimana aku mengenali cerminku
Remember november
Dimana aku mendengar suara hatiku
Remember november
Ketika ku tahu
Aku adalah aku
dan Remember November
dimana Tuhan ijinkan aku
Tuk hirup aroma kehidupan dunia
Rabu, 19 Oktober 2011
Siwak dan Biola
Menurut kamu mana yang lebih eye cacthing? SIWAK atau BIOLA?
Ini teinspirasi dari kisah nyata..dimana dua teman saya sebut saja Bunga Ros dan Melati sedang bercengkrama di kosan Melati. Ros yang diundang oleh Melati datang dengan senyum sumringah lalu masuk ke kamar terlebih dahulu. Kamar Melati berukuran kurang lebih 3 x 4 meter. Di dekat pintu masuk,kita dapat melihat hampir 2/3 isi kamar. Ketika membuka pintu, tepat di depannya ada rak buku yang ditempel ke dinding, lalu dibawahnya ada tumpukan buku. Ketika kita melihat ke sebelah kiri ada dispenser trus geser lagi ke kiri ada tumpukan baju dan kasur yang diampar dibawah jendela. Adapun percakapan mereka yaitu:
Melati : Ros, kamu melihat sesuatu yang berbeda ga disini?
Ros : Ngga..emang ada apa Mel?
Melati : Masa? Coba liat dulu..
Ros mencari-cari apa yang berbeda hari itu..cukup lama..dan waktu lima menitpun berlalu. Dan..
Ros : Iya ada yang baru! (menunjuk pada dispenser)
Melati : Apa?
Ros : SIWAK (berteriak kegirangan)..Ini yang diatas dispenser..Barang baru kan? Kapan kamu beli?
Melati : Iya barang baru..tapi bukan SIWAK yang gue maksud, tapi yang disebelah dispenser..Itu
BIOLA.Masa segede gitu ga keliatan?
Ros : Oh Biola toh (ekspresi datar)..Aku kira siwak..soalnya ga keliatan.hehe
Ya, begitulah cerita SIWAK dan BIOLA. Menurut Ros ukuran SIWAK yang lebih kecil dari BIOLA lebih eye catching. Menurut kamu?
Minggu, 09 Oktober 2011
Belajar Menulis ^^
Akhirnya kesampaian untuk membuat beranda sendiri dalam menulis..hihihi
Mungkin masih jauh dari hal yang diinginkan oleh saya sendiri..Nah, daripada berdiam diri dan galausky dalam kuliah yang insyaallah selesai untuk tingkat S1 agustus 2012 (Amieeen ya Allah)..mending menulis hal-hal yang menyenangkan hahahaha..
Awal mulanya saya ingin menulis gara-gara ga sengaja mengirimkan karya tulis ilmiah ke Konferensi Internasional Psikologi di UI Depok. Alhamdulilah masuk, dan ga nyangka tulisan saya berhasil..berhasil..berhasil HORE! hehehe
Ya, inilah hasilnya..belajar menulis itu menyenangkan..Selain bisa ngobrolin lewat tulisan apa yang kita rasakan, selebihnya bisa mengasah perbendaharaan kita lho..
Memang awalnya ga mudah dalam menerjemahkan bahasa lisan ke tulisan..tapi kalo dicoba pasti bisa :). Ahaha terkadang juga saya galausky kalo bingung mau nulisin apa sih coz inspirasi nya ja bisa lewat.
Ada hal menarik lain yang saya rasakan pas ingin mengririmkan tulisan saya, takut kalo ga diterima karena tulisan saya ga memadai.Tapi, lebih baik tepiskan rasa khawatir itu yang penting dalam menulis bagi saya adalah mengungkapkan ide yang saya rasakan. Coz terkadang saya kurang bisa dalam mengkomunikasikan apa yang ada dipikiran saya lewat bahasa lisan..
Banyak hal yang bisa kita ciptakan dalam menulis sesuatu..
YOSS...BELAJAR MENULIS ^^
Langganan:
Komentar (Atom)

