Minggu, 31 Mei 2015

Sedikit Harapan itu Bisa Terkabul! Thanks to Allah!

17 Januari 2015. Tanggal itu adalah tanggal ketika saya merumuskan tujuan-tujuan dari hidup saya, Thanks to Allah, karena tiga dari harapan itu sudah terkabul dalam lima bulan ini. No, 2, 3 dan 8. Sejujurnya saya malas menuliskannya heuheu, silakan lihat saja catatan sebelumnya.

Saya sudah menyelesaikan CC manual di toastmaster, menulis tiap bulan dan memiliki pekerjaan di TBI. Yah, memang itu masih jauh dari harapan saya, tapi tetap usahakan sepuluh target itu bisa terpenuhi. 

Sedikit cerita perjalanan dari tanggal 17 Januari 2015-31 Mei 2015.
  1. Saya mulai bekerja sebagai trainee di TBI mulai dari bulan Februari. Belum mendapatkan hasil maksimal karena saya masih belajar. Gapapa, yang penting saya memiliki pengalaman baru meskipun belum sejalur dengan psikologi.
  2. Saya bergabung dengan GLS (Gibasa Learning Society) bulan maret, Wah, saya seumuran dengan adik tingkat :D. Bahagianya, disini saya dibiasakan untuk menulis artikel tiap beres pertemuan. Awalnya bahasa saya kaku, tapi mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik.
  3. Saya menyelesaikan CC manual di toastmasters bulan april.  Sedikit ceritanya, meskipun saya terlena dengan pekerjaan saya karena ngeliatin bule ganteng tiap hari di kantor, saya akhirnya bisa menyelesaikannya.
  4. Tadi pagi, saya jadi volunteer di Bandung Osoji Club. Awalnya merasa ragu apakah saya bisa menjadi koordinator karena diamanati oleh mbak bro, alhamdulillah bisa juga menjalaninya. Thanks mbak bro, saya jadi bisa lebih mandiri dan kenalan sama temen baru lagih \:D/. Bisa nyulik adek kelas itu juga sesuatu. hahaha
Thanks to Allah atas segala nikmat-Nya, Demikianlah cerita saya. See u next time. Mudah2an tiap bulan ada aja pencapaiannya. C'mungudh! Meskipun saya sedih karena bentar lagi para native meninggalkan TBI. 

Sabtu, 17 Januari 2015

Saya mau ngapain?

Seminggu ini saya menggalau karena pertanyaan itu. Bukan karena saya tidak mau melakukan sesuatu, itu karena hormon saya sedang bekerja untuk kembali menjadi "normal". Akhir tahun 2014, saya mengkonsumsi obat penunda haid dan saya menjadi sangat sensitif karena obat itu. Akhirnya, saya pun menggalau, guling-guling di kasur, nonton anime sampai tamat, dan baca buku. Saya keluar rumah hanya untuk menjemput anak sekolah. Eits, maksudnya adik saya. I'm single and very happy right now.

Mungkin, saya agak terlambat dalam merumuskan tujuan saya di awal tahun ini. Tuh, itu gara-gara hormon sih. Yah, apa yang saya tulis merupakan bentuk dari mekanisme pertahanan diri saya. Hahaha, biarlah itu hanya sebuah masa lalu. Akhirnya, keinginan menulis saya kembali hadir. XD. Baiklah, langsung menuju topik, tahun ini saya mau ngapain? Jawabannya  adalah:

1. I want to fix my habit and increase my praying time

Saya ingin bisa menjadi orang baik. Kenapa? Saya merasa masih jahat sama orang-orang disekitar saya hehe. Setelah umroh, banyak banget kenikmatan ibadah yang saya rasakan. Saya punya keinginan A eh langsung dikabul sama Allah. Lucunya, kejadian di Madinah. Sehabis shalat dhuhur di mesjid Nabawi, saya kepikiran dan berdoa semoga Allah kasih saya pop mie. Saya lapar dan ingin yang hangat-hangat. Tahunya, pas besoknya tetangga saya yang kebetulan pergi umroh bareng ngasih saya pop mie dan teko buat masak air hangat. Tuh kan, doa kecil saja langsung dikabulkan. Oleh karena itu, saya penasaran kapan doa-doa lainnya dikabulkan. Saya harus kerja keras dan terus pantang menyerah untuk mencapai apa yang saya inginkan.

2. I want to complete my communication manual in Toastmaster

Toastmaster merupakan klub dan media tempat saya melatih keberanian saya. Tinggal tiga project lagi dan si sayah masih berleha-leha. Tapi, mudah-mudahan saya bisa menyelesaikan manual pertamanya tahun ini. Semoga!

3. I want to get a job

Kerja!!! Saya pengen kerja dan nabung. Banyak hal yang saya ingin capai. Kalau udah berpenghasilan lagi banyak hal yang saya ingin lakukan terutama untuk pengembangan diri saya. Saya sudah lelah berdiam diri.

4. I want to read, read, and read a book in a month

Keinginan ini muncul karena saya patah hati dan terlalu sensitif saat mengkonsumsi obat penunda haid. Jadilah saya mencari cara menghabiskan waktu yang positif, yaitu baca buku. Kata temen, saya tuh book worm. Yah, saya ingin menjadikannya kegiatan rutin. Semoga bisa :D.

5. I want to drive my father's car to Bandung

Sim A udah ada tapi kapan berani nyetirnya? nah itu pertanyaannya. Kata temen saya kalau belum bisa parkir berarti belum bisa nyetir. Tantangannya berarti saya latihan parkir dulu heueheu. InsyaAllah secepatnya saya bisa. Semangatttt!!

6. I want to read Islam's History Book

Saat di Mekkah, pembimbing umroh saya menceritakan sebuah nama, Muhammad Al-Fatih. Seorang pejuang yang berhasil menaklukan konstantinopel di usianya ke 21 tahun. Luar biasa, saya baca bukunya dan terbayang bagaimana beliau mengorganisir pemerintahannya yang menurut saya sangat rumit. Penulis bukunya Felix Y. Siauw. Luar biasa dan itulah sebabnya saya ingin berkunjung ke Hagia Sophia. 

7. Saya pengen kurus!

Iyahh, saya pengen kurus biar sehat dan bajunya muat lagi! Saya janji akan setia terhadap komitmen yang saya buat sendiri. Moga balik lagi ke body jaman SMA.

8. Saya pengen coba nulis lagi tiap bulan

Salah satu hobi ini bisa menghasilkan karya. Minimal menghilangkan stress saya xixi.

9. Saya pengen ke Turki dan London

Turki, karena saya pengen ke Hagia Sophia dan London, karena angan-angan yang ingin bisa diwujudkan bersama Mba Bro untuk lanjut s2 disana. Begitu juga memfasihkan bahasa inggris saya agar ga malu-maluin kalau keinginan ini bisa terkabul. Saya termotivasi setelah ada pengarahan dari teacher saya, Paolllll bahwa kalau dalam satu tahun saya bisa terus bertahan dengan kemajuan yang saya capai, saya bisa melanglang buana ke sana. Aamiin. 

10. Kalau ditanya soal nikah? Saya hanya bisa menjawab amin.

Ini pertanyaan umum kalau ada kumpul keluarga. Yah jawaban terbaik adalah aamiinn

Sekian curahan hati dari kegalauan saya. Semoga saya bisa komitmen dengan tujuan saya. Aamiin. Tentunya harus ada evaluasi habis ini. :D. Cmungudh kaka.

Pasti bisa



Minggu, 27 April 2014

Bayang

Aku berdiri dan melihat cermin

Dia memantulkan bayangku

Ya, aku tersenyum

Terpikir bahwa bayangku tak terlalu buruk


Aku menarik dan menghembuskan napas perlahan

Kulihat mentari terkesima malu dibalik awan

Ia hanya memantulkan sedikit bayangku

Ya, aku tersenyum


Cukup satu bayangku ini

Dalam keseharian menunggu bayangmu

Ucap tawa, kegelisahan, nyanyian dan kebodohan bersama

Ya, aku tersenyum


Bayangan ini hitam atau warna

Terlihat dari aku memposisikan kisahku

Melihat cermin

atau mengejar sang mentari


Bayangmu pun tak jauh berbeda

Meski jauh kita tetap berpijak pada tanah yang sama

Kau dan aku mengejar mentari

Hitam dan penuh peluh


Selasa, 31 Desember 2013

Alienasi sebagai Masa Pendewasaan

Alienasi, apa itu? Sebuah proses yang akan dialami oleh manusia ketika dia berada dimasa dewasa awal. Kalau bahasa awamnya, alienasi itu proses keterasingan. Kenapa saya ingin menuliskan hal ini? Karena saya merasa asing dengan dunia saya yang baru dan saya masih mencoba untuk beradaptasi untuk menemukan peran saya disini. Dunia kerja, dunia orang dewasa, dunia dimana kita harus mau dan dituntut untuk mengerjakan hal-hal diluar kebiasaan kita. 

Entah itu faktor luck atau faktor X saya dikirim ke sebuah perusahaan untuk mengembangkan diri saya. Dari pengalaman yang lalu saya mengetahui saya akan berkembang dengan baik dan mampu mengolah informasi dengan syarat saya harus dipantau sampai saya dirasa siap untuk mengembangkan sayap. Ciehhhh..

Tapi hal lainnya adalah saya bisa belajar dengan mandiri jika saya diberikan tugas yang sama secara berulang-ulang. Metode Pavlov ini mah, saya mengerti juga ya konsep behavioristik. Sambil menikmati masa-masa menuju resign dan segelas milkshake cokelat buatan saya di kantor, saya menuliskan pengalaman yang saya lalui untuk menghadapi masa alienasi.

First, ketika saya menyusun skripsi. Saya mersakan saya harus berpisah dengan teman-teman seperjuangan saya. Hal itu karena metodologi dan subjek penelitian yang berbeda. Masa mau sama terus? Kapan mau dewasa n mandirinya?. Itulah yang saya pikirkan. Saya yakin masalah datang pasti bisa diselesaikan.

Second, melewati sidang dan memasuki masa revisi. Temen-temen saya pada tahu lah kisah saya yang berjuang menghadapi *****. Saya sensor demi kebaikan bersama. Mungkin pada saat itu saya sudah pasrah dan melewatkan liburan-liburan yang menjadi angan-angan saya. Tapi, itu semua terbayar dengan adanya bulan November dan Desember yang dipenuhi kisah manis. Ahahah. Jangan kepo ya.

Third, masa pencarian kera (red:pengangguran). Saya memasuki masa ini dan sempat galau untuk jadi pegawai swasta atau PNS. Karena jadi PNS saingannya banyak cui. Demi bisa menghadapi tantangan yang lebih baik pastinya harus dicoba dong. Saya merasa kecil kalau dengar cerita dan pengalaman temen-temen saya yang udah kerja dan tahu rimbanya dunia kerja terutama ibu kota. Jadi, kalau saya mengeluh itu ga sebanding dengan perjuangan mereka. 

Fourth, yang pastinya saya nggak mau stuck disatu titik. Saya mau move awaayyy menuju perkembangan yang selanjutnya. Mau jadi PNS atau pegawai swasta. Yang pasti takdir dari Allah yang terbaik. Aamiin. 

Semogaaaaa saya lulus dan bisa jadi yang terbaik serta membanggakan kedua orang tua saya.
Resolusi move awaaaayyy dari alienasi tahun 2014:
1. Jaga shalat dan mulai belajar ngaji n puasa.
2. Bisa mengendarai mobil dengan baik dan benar
3. Bisa masak; Ceuceu Merin ajarin aku yaa..
4. Bisa terus silaturahmi dengan my little family @ kampus dan padalarang.
5. Mempunyai penghasilan sendiri (bener-bener sendiri)
6. Terus nulis XD. Satu karya bisa tembus cetakan XD
7. Budayakan baca.
8. Sertifikasi bahasa inggris ya :D
9. UI Psikologi.
10. Jodoh kalau boleh. Ahahaa.

Senin, 09 Desember 2013

Minggu Ngenes bikin Gemes

Beberapa hari ini kota kembang sedang senang disiram hujan. Kadang-kadang sampe ada petir yang mengeluarkan cahayanya. Ya bagi para (calon) model siap-siap pasang gaya biar bisa dipoto pake flash alam aahaha. 

Sebenernya sih hari ini dibilang cerah malah cerah banget ampe matahari jam delapan kerasa kayak matahari jam 12. Terbakar! Fire! Makin item dah..ya sudlah itu takdir.. yang penting hatinya putih (read: angel ato angle?). Ahaha.. biarkan saya dengan dunia saya sendiri. Biasalah abstrak ria. Kenapa? Nggak apa-apa.

Yup lanjut ke cuaca yang kadang-kadang bikin kita penasaran, maen tarik ulur mulu, kapan coba jadinya? Hujan ya hujan, cerah ya cerah..jangan bikin bingung para manusia di bumi. Ahaha.. maksud dari kalimat itu adalah kadang di kantor cerah banget trus pas ampe caheum langsung keguyur hujan with my bike (baca: red ranger). 

Ceritanya waktu hari Jum'at tepatnya tanggal 6 Desember 2013 kemaren adalah weekday terngenes di bulan Desember. Ceritanya saya baru pulang dari kantor jam setengah tujuh malam. Hal itu karena printer yang bermasalah sedangkan karyawan sedang membutuhkan hasil hard copy buat presentasi. Alhasil hujan pun saya terobos biar cepet nyampe rumah.

Nah, disinilah awal mula cerita ngenes saya. Bandung macet dimana-mana, hujan dimana-mana, banjir dimana-mana, kendaraan dimana-mana, jadi saya berencana untuk menggunakan jalan di bandara buat menghindari kemacetan, tahunya.... dari banjir semata kaki jadi banjir selutut. Motor saya kerendem.. Yeah Banzai.. Mogoklah dan jam setengah delapan malam terjebak di tengah hujan. Saya berusaha untuk mendorong motor saya ampe pajajaran dan itu berhasil, sambil nelpon temen-temen saya (meskipun mereka entah lagi ngapain, saya teror satu-satu dan cuman si yayang yang nemenin ampe saya kongkow di sebuah bank). 

Di bawah hujan saya duduk kayak anak ilang, sambil liatin motor (yang jelas nggak kan nyelesain masalah kalau diliatin dengan air mata berlinang).. Sinetron banget ya? Queen of drama mode: on. Motor mogok, untungnya bawa peralatan seperti charger, saya juga tukang pulsa, dan dompet kebernaran bawa dompet yang ada isinya. Panik? Tentu. Setelah nunggu beberapa lama akhirnya Pak Bos mengirimkan taxi dan saya menitipkan motor saya ke Bapak Satpam baik hati. Alhamdulilah, Thanks to Allah :D.

Keesokan harinya saya servis motor di Bandung, saya agak sedikit trauma dengan bengkel resmi yang belum ada rekomendasi. Soalnya baru bulan kemaren ganti oli dan kampas rem, motor saya malah makin parah. Yah, memang takdir yang mempertemukan bengkel dan motor saya. Jadilah saya ke bengkel resmi di sekitaran pajajaran. Disitu motor saya dioperasi, tune up dan ganti kampas rem dan so pasti si yayang nemenin karena ehm ngasih perhatian.. apa nggak ada gawe?Lumayan jadi asisten yang ngedorong motor ahahaha.

Red Ranger di Bengkel Honda
Sayangnya teknisi na nggak melambaikan tangan. Padahal mah difoto. Red Ranger puas kayaknya diotak-atik ampe dibersihin ampe cabut pasang ban. Dan hasil akhirnya memang memuaskan. Motor saya kerasa lancar dan ngerem pun lebih pakem xixi. 

Hari Senin jadi hari yang ngegemesin. Fans saya (baca: Panda) tiba-tiba nelpon dan bilang kangen ama saya.. Ohoho saya emang ngangenin. Rencananya sih mau ketemu tapi Panda ada kegiatan yang lebih mengena di hati daripada saya. Sedih, saya jadi nomor ke sekian ahaha.. Gapapa yang penting saya bahagia. Saya ketemu Yayang (lagi), Aunty Fani (lom ada potonya, harus ada ijin. Kalau nggak nanti pelanggaran hak cipta) dan Epi. 

Saya dikasih kadooo.. Ahaha iya Alhamdulilah. Kadonya lucu-lucu. InsyaAllah secepatnya saya pakai ya :D. Kan ultah saya yang ke 17th.. aahahah.
Kado dari Panda (yang Ijo) dari Epi (yang cokelat)
Hayoo ada yang mau kasih saya kado? Aihh jadi inget kebab.. Ada yang mau traktir ceunah. Udah sebulan yeuh saya tunggu. Ahaha. Alhamdulilah meski saya udah jarang ke kampus, saya punya teman-teman yang bisa dibilang kayak saudara yang selalu inget keanehan saya dan kangen ama saya pastinya. Ahahaha.
Sankyu All love u So Much. Ayooo yayang ama epi cepet kelarin skripsi n hablah-hablahnya biar jadi S. Psi nyusul yang lain. Tantangannya berat tapi bisa dilaluin. Bisa mengabdi untuk nusa, bangsa, dan negara demi pencapaian hidup yang lebih baik.

Saya bikin blog ini di kantor, untuk relaksasi dari angka-angka yang bejibun hehe. Dan tahu apa kerjaan saya? Chatting dong plus curhat with tante Nina (konsultan kesehatan pribadi saya). Gaya yaa... hahaha.. memperluas pengetahuan aja. XD.

YM with Tante Nina
Yahh begitulah aktivitas saya untuk mengusir kejenuhan.. Hahaha. Soalnya nggak bisa nonton di PC, bahkan kalau kata temen saya mah hape saya lebih canggih dari PC ini. Yup See U ketika ada inspirasi dan sebenernya saya pengen coba ice skating sekarang tapi lum ada waktu. Ahahaha

Pada intinya setiap permasalahan itu memiliki tantangan tapi ketika kita mau dan mencoba menghadapinya, hal ngenes bisa jadi ngengemesin dan berakhir dengan sad or happy ending but it will make us stronger coz we have friend and family. Coz Allah give them all for making us to be grateful.

Saya tahu kenapa saya masuk angin hari ini, kebanyakan makan nasi goreng. Teu nyambung? Biarin :P.

Rabu, 04 Desember 2013

Pelangi di Sore Hari

Tik..tik.. tik.. bunyi hujan di atas genting..
Airnya turun tidak terkira...
Cobalah tengok dahan dan ranting..
Pohon dan kebun basah semua..

Ada yang inget lagu ini? Pokoknya yang pernah menjalani masa kanak-kanak di era 90-an pasti pernah denger..#pengalaman pribadi. Curhat? Iyalahh kan ini blog saya, saya yang buat tulisannya. Kenapa? Masalah? Ih self talking lagi...

Lagu ini memorable pisan lah.. Jaman saya masih TK ampe sekarang masih keinget. Bahkan pas ada musisi jazz yang aransemen ulang lagu ini versi jazz na enakeun pisan lah manstap.

Lagi bingung mau ngapain di kantor.. Belum banyak kerjaan dan deadline sih. Tidur dan ngantuk mending nulis ahayy.. Suasana juga mendukung karena hujan dari siang. Tiba-tiba datanglah inspirasi. Hahaha.


Pelangi @Baloper City


Liat yang melengkung warna-warni? Yup itulah pelangi. Pelangi muncul sesudah hujan. Iya setiap orang pasti tahu kan? Bahasa kerennya mah spektrum warna. Tapi kalau saya disuruh menjelaskan asal mula pelangi, ehm ehm ehm. Saya lupa, jujur ajah deh daripada bohong. Maklumlah saya anak IPS ga belajar IPA. Siapa yang inget lagu pelangi?

Liriknya:
Pelangi-pelangi alangkah indahmu
Merah kuning hijau di langit yang biru
Pelukismu agung siapa gerangan
Pelangi-pelangi ciptaan Tuhan.

Jujur saya juga lupa-lupa inget ampe nyontek ke google nyari liriknya. Pasti komen, "Yahhh gitu aja nyontek. Gaulll donng, gimana sih!"
Biarlah gapapa namanya juga manusia.
Case Closed.

Itu gambar pelangi yang kebetulan tertangkap kamera saat saya sedang nyantai di rumah pas sore hari. Kalau kurang jelas bisa dibantu dengan teknologi yang lebih mutakhir.
Ahaha.. Sudahlah ga usah dipedulikan. Saya lagi ngaco. Biasa AB. Untuk keterangan ini bisa dilihat ditulisan saya sebelumnya. Ahahha.

Nah, sore-sore juga kelompok bermain pelangi kumpul di PVJ.



Kelompok Bermain di Kampus nongkrong @PVJ

Kebetulan saat itu semua ada di Bandung. Baik saya sebutkan personilnya dari kiri ke kanan di bagian atas. Teteh Lina (pencetus cerita tentang raja minyak, anak pejabat dan pesawat), Epi (nama sebenarnya Erfi), Usie or (Rahasia ga bisa disebut), Rere (unidentified person) dan saya. Lalu yang dibagian bawah dari kiri ke kanan Shhhhhhanti, Tante Epit, dan Milky Mom Dina a.k.a Panda (Saya sebut aja nama lainnya karena dia mendeklarasikan diri sebagai Panda). 

Ceritanya kita kumpul untuk syukuran hadiah dari sebuah kontes tentang pertemanan kecuali Rere. Dia nimbrung gara-gara sepaket ama saya abis pulang kerja di jalan Kalimantan sekalian bareng. Jaman dulu tingkat awal kita nongkrong di BIP dan setelah menjalani tingkat akhir nongkrong di PVJ. Bener kata alumni saya, udah gede mah pasti nongkrong disitu (tidak bisa sebutkan siapa namanya tanpa persetujuan yang bersangkutan).

Yap, Alhamdulilah kita bisa kumpul bareng terus sampe lulus pun masih bisa ketemu. Ahayy kangen banddd... Kadang kalau kerja mikirin kalian, udah makan belum, udah mandi belum (repot pisan si sayah ya). Ssstt ah biasa aja.

Kenapa dinamakan kelompok bermain pelangi? Saya sebut begitu karena kita beda-beda. Beda sukanya, beda hobinya, beda kegiatannya, beda ceritanya tapi kalau sama-sama jadi saling menghiasi. Hihi. That's why I love them so much..

Semoga kisah kita juga kayak pelangi, warna warni tapi indah kedepannya. Aamiin.
Tiba-tiba saya buntu ide, next corner about PVJ. 
See u XD







Selasa, 03 Desember 2013

Sorak Sorai Desember


Horeee desember datang!! Keluarga baru lahirr..
Nama panggilannya (khusus special dari saya) dede cipit cubi gembil buled. Kalau dilihat selintas mirip sama papa tapi matanya cipit. Curiganya sifat si aa turun nih ke si dede. Ahahaha.
Ekspresinya yang mirip pisan ama aa. Hadeuuh kebayang kalau ntar dia bakal jail kayak bapaknya. Saya gak boleh kalah buat jahil hahaha.



Liat deh ekpresi baru lahirnya kayak yang ngomong, "naoonn sihh?".
That's my nephew XD.. aheuyyy
Cucu pertama dari anak pertama kedua keluarga. Ahaha ateu pengen cium-cium peluk dede.. Pastinya pengen buat nangis gitu, trus kabur n biar emaknya yang diemin xixixi.
Ateu apaan nih? Pipinya buled bikin gemes dehhh... matany sipit mirip ke ateunya yang atu lagi ama pamannya yang di Tangerang.

Dede lahir pada ganti display picture ama poto yang ini nih.. Jiahh jadi artis nih anak. Narsis kayak emaknya gitu? Ahaha.

Desember bulannya dede nih.. Popok dan baju harus segera disiapin.. Udah janji ama emaknya huhuhu.. Dede udah gede mau jadi apa?
Sini-sini jadi psikolog kayak ateu.. wkwkwk baru lahir udah diracunin macem-macem.. Yang penting tumbuh sehat dan jadi anak shalehah ya deee.. sayang bapak n emaknya, keluarga besarnya, rajin n pinter biar terus disayang sama Allah.

Saya teh kudu na mah kerja xixixi.. tapi lagi ga mood. Mati lampu mulu.. Jadinya nulis-nulis aja di blog. Hobi lama.  Bulan desember bentar lagi januari.. tahun baru aja. Ga kerasa mau menuju target n tantangan baru lagi.

Bulan-bulan ini teh saya lagi seneng self talking di motor.. sutres macet wae ahaha. #eaa naon hubungannya? 
Banyak galau dan hal yang ingin dilakuin secara harus bisa ningkatin kualitas diri dan bisa jadi ateu percontohan buat dede. Terakreditasi A mun bisa mah.

Semuanya proses dan perjalanan dan memang ga gampang looo... Nyoba hal-hal aneh untuk nantang diri sendiri. Out of the box. Allah is the best lah.. saya dipertemukan dan dicemplungin dengan kejadian-kejadian awesome hihi. 

Desember bentar lagi temen-temen di kampus wisuda. Ga kerasa lima tahun sama-sama sekarang udah jalan masing-masing buat ningkatin kualitas. Ga bisa tahan ketawa ketika obrolan raja minyak, anak pejabat dan pesawat disatu kosan di gerlong. Ada yang jadi kenyataan kah? ahaaha..let's see

Selamat buat  Big Bro Dodo, teteh Lina, tante Nina, Milky Mommy Dina dan teman-teman psikologi yang sudah berjuang untuk kelulusannya yaaa.

Tapi selain keluarga juga ada temen-temen dan korban-korban yang menemani saya sampai di bulan ini.
Sorak Sorai Desember.. Akhir 2013 menuju 2014.

Wahh bentar lagi Mr. D ulang tahun tanggal lima desember. Saya bingung mau kasih apa.. ada idekah?
Aishhh sudahlah.. kasih CB dari dina ajah. 

Thanks to Allah for everything I have and experience.

Dan saya penasaran dengan tutut.. ada apa dengan tutut? hmmm. 
Si ati bakal ngakak kalau baca ini.


Rabu, 27 November 2013

Saya AB, 23 Tahun dan Target.

Terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan saya nafas hingga usia 23 tahun. Mungkin tidak mudah ya buat mama n papa membesarkan saya yang "bandel", suka maen, urakan, cuek bebek dan hal lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Saya termasuk kedalam kumpulan orang bergolongan darah AB. Menurut  Blood Type Personality (2013) populasi AB hanya ada sekitar empat persen di dunia. OMG! Saya langka dong.. ahahaha..

Orang golongan darah AB bisa dibilang ga bisa ditebak pemikirannya. Teman-teman saya pun mengatakan hal yang sama. Entah karena mereka terlalu fanatik baca buku tentang golongan darah atau karena saya aneh?. Bukan aneh lah tapi unik dong..

Mereka komen, "Ra.. Imajinasimu itu luar biasa". Yah dan itulah alasan kenapa saya suka sekali menulis. Meski sekarang belum kirim-kirim lagi te he :p. Saya bersyukur setidaknya sampai saat ini di usia saya yang ke-23 saya diberikan keluarga, sahabat-sahabat dan "korban" yang siap menampung segala macam keanehan kisah saya.

Yah hari ini aja contohnya, saking stuck dan stressnya saya dengan kemelut awan di otak, saya jalan-jalan disekitaran kantor. Secara nggak sadar saya berhenti di pemakaman umum dan makan siang di sana. Amazing! Komentar teman saya, "Dasar AB lo!". Aneh yaa.. ahahaha. Gapapalah it's easy tobe remembered.. xixi.

Bukan lagi tokoh figuran tapi bisa jadi tokoh utama kan? Yap setiap manusia itu tokoh utama dalam hidupnya. Inget lagu dunia ini panggung sandiwara? Yah itulah kiasan kisah kehidupan kita. Kita disini kalau yang baca memang manusia ya.. ahahaha.

Untuk menjadi tokoh utama yang benar-benar diakui, kita harus bisa dan memiliki target. Nah diusia 23 tahun target-target saya sampai usia 24 tahun yaitu:

1. Jadi wanita yang baik (bisa masak, ga urakan dan menambah skill buat beberes).
2. Punya penghasilan yang lebih baik daripada usia 23.
3. Bisa nyetir mobil.
4. Nabung di celengan perhari dan dibuka perbulan XD
5. Ngedonor darah karena darah saya langka.
6. S2 di psikologi UI aamiinn.
7. Fluent in english

Yah mudah2an tercapai.. ga banyak. 








Rabu, 17 April 2013

Dari Gangguan 100 Menit ke Gangguan Tengah Malam

Yeahh finally saya mau lagi buat nulis hal-hal gila dari benak saya. Judulnya ear catching kan? Sebelum masuk ke apakah itu gangguan seratus menit ijinkan saya untuk bercerita mengenai kegilaan saya selama beberapa bulan ini. Boleh kan? Ya bolehlah ini blog saya. #kebiasaan ngomong sendiri.

Saya berada di tahap akhir untuk menyelesaikan tugas suci, ya sebut saja skripsi. Banyak tantangan ya apalagi kalau saya udah nyerah pengennya guling-guling di kasur, tapi nggak bisa toh ni skripsi masuk ke mimpi saya. Tiap hari saya tidur ceritanya saya mimpi nongkrong di perpus atau ngerjain skripsi depan meja belajar tercinta.

Itu tantangan dari dalam diri loh, melawan rasa takut dan malas adalah hal teraneh yang harus saya hadapi. Belum tantangan dari luar dimana keadaan lapangan yang belum tentu sesuai dengan apa yang kita bayangkan. Beneranlah, saya ampe galau tuh. 

Ampe temen saya heran dengan kebiasaan saya jadi suka lagu korea. Dia bilang itu tandanya saya udah galau tingkat dewa. Lalu bagaimana bisa menghilangkan kegalauan itu? Gampang, kita masuk ke tema kita, gangguan 100 menit.

Gangguan 100 menit adalah berbicara dengan orang yang bisa diganggu pas malam-malam entah dia sedang pusing, bahagia, nganggur, yang penting pas jangan ganggu pas dia sibuk selama 100 menit. Kebetulan provider yang saya pakai dan teman-teman dekat saya itu ada paket nelpon cuman 1500 selama 100 menit. Dalam 100 menit itu saya curhat berbagai macam problematika kehidupan saya #jiahhhh. Pokoknya usahkan selama 100 menit itu saya bisa sharing dengan teman-teman saya. Ini cukup berhasil untuk melepaskan kangen, rindu, atau pun STRESS ketika mengobrol dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Seminggu sekali oke deh :D

Nah gimana kalau provider kita beda? Gampang, kan udah ada smart phone. Handphone pintar bisa membantu kita kalau galau ditengah malam. Ada berbagai macam aplikasi yang bisa digunain buat share apalagi gratisan, misalnya LINE. Kadang saya suka ngagaje dengan teman-teman pengguna LINE. Nelpon gratis ampe berjam-jam dan beberapa orang sudah jadi acuan yang bisa dijadikan teman sharing #bahagiaaaaa. Dan kalau buat saya, hal itu bisa menjaga spirit saya untuk terus mengerjakan nih tugas suci xixi. Dan banyak aplikasi chat lainnya kaya wechat, whatsapp, dan katalk. Kadang saya juga suka bbm-an ga jelas sama teman seperjuangan saya, pokoke saling menyemangati. Kalau ga da? Ya balik lagi ke sms ato fb. Pokoke jangan merasa alone lah di dunia ini, seakan-akan dirimu itu manusia yang paling berat masalahnya. Ada banyak hal yang bisa dilakuin kalo stress, dan karena kita makhluk sosial (manusia ya) makanya share-lah masalahmu dengan orang yang kamu anggap nyaman, bisa dari keluarga, teman dekat, atau tembok kalau kamu ingin obrolan satu arah (kadang saya suka nyanyi ama ngobrol dengan motor saya kalau lagi stress dan ga da teman buat digangguin).

Aturan ganggu mengganggu:
1. Pastikan ada kesepakatan dengan teman yang mau diganggu kalau dia lagi ga sibuk dan bisa dengerin kamu.
2. Inget minta didengarkan bukan berarti kamu berbicara dengan tembok, hargain temen yang udah mau share ama kamu.
3. Pastikan dia bangun tengah malam. Ini bisa dipastiin kalau kamu kirim message ke dia. Kalau nggak dibalas, wayahna tunggu dengan pikiran positif kalau dia sibuk atau sudah tidur. Kalau masih ga dibalas? Nasipmu nak..
4. Saling nyemangatin dengan teman share mu, ambil sisi positif dan jangan keras kepala, ntar yang dishare kabur lho. 

Yup sekian kisah hari ini... Semoga bermanfaat XD.
PS: Terimakasih buat teman-teman yang udah mau meluangkan waktu untuk jadi "korban" gangguan saya   XD


Kamis, 01 November 2012

Guru di Mata Saya...

Beberapa hari yang lalu saya melihat berita disalah satu stasiun televisi swasta yang memberitakan mengenai guru yang “kurang” memahami anak didiknya. Guru tersebut melakukan kekerasan fisik terhadap anak TK. Selain itu, terkadang ada juga terdapat kesalahpahaman antara guru dan siswa mengenai peraturan yang harus diterapkan. Guru memberikan sangsi pada siswa yang melanggar peraturan karena bermaksud untuk mendidik mereka agar menjadi penerus bangsa yang lebih baik. Namun, sebaliknya siswa salah mengartikan sangsi tersebut dan menganggapnya sebagai hukuman dan berbuntut panjang pada proses meja hijau. Jadi, timbul pertanyaan saya sebenarnya bagaimana peran guru dimata siswa saat ini?


Saya mulai mengenal dan mengingat orang diluar keluarga saya sebagai guru ketika menginjak usia lima tahun. Taman kanak-kanak merupakan tempat saya mulai bersekolah. Orang-orang bilang saya ini  termasuk anak yang moody-an karena sering kabur dan tidak sampai sekolah alias mogok sekolah. Di masa ini saya memiliki ingatan yang menyenangkan di masa sekolah. Saya tidak pernah mengingat ada guru yang memarahi atau menghukum saya dengan keras ketika saya tidak mengerti dengan peraturan yang harus saya jalani. Guru-guru memberikan saya sebuah kenangan masa-masa indah bermain di TK yang membuat saya ingat dan ketika dewasa ingin mampir ke sekolah saya itu padahal saya termasuk siswa yang agak sulit diatur dan nakal.

Usia sekolah saya lanjutkan dari sekolah dasar hingga SMA.  Di sekolah dasar juga terkadang saya memiliki kenangan tersendiri dengan guru-guru. Saya ingat kalau dulu saya tidak mau diam dan berlari-lari bermain kucing-kucingan. Sebelumnya, kami sudah diperingatkan untuk tidak bermain diluar lapangan sekolah. Alhasil kaki saya terjebak di sebuah lubang. Saya menangis. Gurulah yang pertama kali menenangkan saya di kantor guru sebelum orang tua saya datang ke sekolah. Dan lagi-lagi saya merasa ingin kembali ke masa ini ketika saya melewati sekolah saya. Begitu pula di SMP, saya termasuk siswa yang biasa saja di kelas. Saya pernah mendapatkan nilai 4 di mata pelajaran PPKN tapi guru saya tidak mengatakan saya bodoh atau menghukum saya. Beliau memberikan saya kesempatan untuk mengiktui ujian remedial untuk memperbaiki nilai itu dengan wajah yang ramah. 

Selain itu, di SMA saya pernah mendapatkan nilai sebuah mata pelajaran IPA dibawah rata-rata sehingga semangat untuk belajar pun hilang. Namun, seorang guru memberikan gaya mengajar yang berbeda dari guru-guru yang lain. Saya ingat kata-kata beliau di pertemuan pertama kami bahwa belajar itu sistemnya memberi dan menerima. Beliau akan memberikan yang terbaik untuk mengajar kami dengan syarat beliau mendapatkan hasil kerja kerasnya berupa nilai-nilai dan proses kerja keras kami untuk belajar dalam memahami pelajaran yang beliau ajarkan. Saya merasakan bahwa guru yang menghargai upaya saya dalam mengerjakan tugas dengan memeriksa serta memberikan masukan kepada saya dapat membuat saya lebih baik dan bersemangat untuk mengikuti kelasnya.

Selain itu, saya pernah menonton sebuah drama dari Jepang mengenai siswa-siswa yang dianggap hopeless untuk bisa melanjutkan pendidikan karena mereka sangat kurang dalam semua mata pelajaran. Namun, berkat kepercayaan dan arahan pendidikan yang tepat mereka mampu untuk mendobrak pandangan-pandangan negatif bahwa mereka bukanlah siswa yang pandai. Berbagai metode kreatif mereka gunakan untuk menarik minat siswa dan membuat siswa mampu untuk menghadapi kelemahan mereka.

Berdasarkan pengalaman dan beberapa drama yang saya lihat saya menyimpulkan bahwa peran guru sebagai pendidik adalah mereka yang dapat menyesuaikan karakteristiknya dengan karakteristik siswa sehingga siswa merasa nyaman dan bersemangat untuk menjalani aktivitas di kelasnya dan selalu ingin kembali berjumpa dengan kelas tersebut. Kepercayaan dan pandangan positif dari guru terhadap siswalah bahwa mereka memiliki potensi untuk berhasil yang mampu mengantarkan mereka menjadi generasi penerus bangsa. Begitulah peran guru dimata saya.. Seorang pendidik yang percaya, melihat, dan menggerakkan siswa sebagai individu yang memiliki potensi positif. Peran sebagai pendidik memang bukanlah hal yang mudah, namun beberapa guru berhasil menunjukkan nilai dan peran seperti itu dimata saya sebagai siswa ketika saya masih menjalani masa-masa sekolah.

Lalu bagaimanakah peran guru dimata para siswanya saat ini?.

Senin, 29 Oktober 2012

Pahat atau Patah Hati?

Senen malam ini diakhiri oleh sesuatu yang luar biasa. Sebenarnya sih saya ga mood amat buat nulis tapi entah kenapa kayaknya enak aja berbagi tips mengenai pahat or patah hati? ahahaha. Yups saya pun mengalaminya lohh..

Ceritanya bermula dari seorang bayi yang sekarang berusia 10 bulan namanya dede Alano Raffa. Jreng.jreng dan itulah foto baby imut nan lucu. Poto ni diambil pas usianya 8 bulan tapi tenang saja masih belom berubah sampe sekarang. Jadi, dia ini ngegemesin dan pengen dibawa pulang. Ga gampang untuk ngedeketin anak yang satu ini. Susaaahhh banget kalo mau gendong pas dia udah nempel ama bundanya. Tapi kalo udah akrab ga susah banget. Dan saya bilang ke dia buat panggil saya frend XD. Ceritanya temen deket gitu BFF (Best Friend Forever). Tapi susaahhh banget pas saya mau gendong dia lagi dan lagi karena hampir sebulan ga ketemu. Dan disitulah saya mulai merasakan patah hati ditolak berkali-kali ama anak seumur ini. Dia ga mau saya gendong, sedihlah hati saya padahal saya udah cantik banget..ahahaha. Kemudian saya pun menata hati untuk siap mental agar dia mau saya gendong. Usaha pun berhasil! Kita jadi temenan lagi..ahahaha.
(P.S : buat dede kalo udah gede baca ya blog teteh...kamu teh meni cute banget).

Lalu apa hubungannya dengan judul corner kali ini? Itu baru bagian patah hati. Dan malam ini pun saya kembali mendengarkan radio fav saya yaitu oz radio dengan penyiarnya ka Tubagus Akmal. Isi acaranya bertemakan galau gituuu..Mana si saya juga lagi galau ama skripsi yang belum kelar ahaha. Galau Badai ini (GADAI) punya subtema SalahItu. Kaka Akmal (sapaan Tubagus Akmal) menceritakan untuk bisa menyiasati waktu untuk pendengar yang sibuk dan terpisahkan jarak sama pasangannya. Trus berlanjut ke lagu-lagu yang bikin mellow plus patah hati kayak lagu keliru yang dibawain Monita, berhenti berharap SO7, dan lagu a thousand years-nya Christina Perri. Hiks-hiks inget kecengan saya.. Nah lho sapa? Ada deh..pada intinya lagu2 ini menyayat hati melihat skripsi saya yang belom kelar juga. Jadi ini sekedar share patah hati saya yang sedang memahat hati untuk bisa lulus di masa depan ahahaha..Ga nyambung? Biarin aja namanya juga saya lagi belajar nulis liat aja 4 tahun lagi bisa jadi penulis hebat..Amin..

Yup, terkadang ketika sedang mengejar sesuatu atau target atau seseorang mungkin menjadikan kita lelah dan kurang bersemangat untuk tetap berusaha dan bersabar akan hasil yang keluarnya nanti. Nah dan saya baru ngerti cara untuk menghadapinya..yaitu berperilaku di luar kebiasaan atau carilah kebiasaan yang bikin kamu nyaman. Ketika saya patah hati karena keinginan saya belum terkabul maka saya akan memahat hati dengan cara yang buat saya nyaman. Contoh kasusnya aja simplenya kalo buat ngadepin dede Alano Raffa tinggal ajak maen aja terus n kalo buat urusan skripsi yang perlu mood bisa dibangkitin dengan cara belajar kita yang unik. Saya baru bisa mikir kalo udah tengah malem n orang-orang udah tidur sambil dengerin radio. Kebiasaan ini saya punya dari SMP lohh..dan paling ampuh pas lagi buntu. Tapi beda lagi dengan orang lain yang mungkin punya cara uniknya :D. Alhasil tweet saya juga dibalas ama kaka announcer saya yang baik hati..makin mantap ni skripsi :D..
Selalu ada jalan keluar yang ga disangka kalo kita patah hati agar bisa memahat hati :D.. Saya juga baru inget kebiasaan saya setelah sekian lama biar skripsi saya kelar.. Yang penting positif thinking ja sih..

Yupp see u on the next corner XD..


 

Jumat, 26 Oktober 2012

U Know What?

Mengembangkan hobi itu emang menyenangkan. Kita bisa dengan sepenuh hati untuk ngelakuin apa yang kita suka. Kebukti kok..saya merasakan itu.
Dosen di jurusan saya pernah bertanya, "lebih kuat mana bakat ama minat?".
Saya kira minat ditunjang bakat sih XD.. Bagi saya itu lebih menantang dan nyaman untuk dinikmati..
Sebelumnya seawaktu SD orang bilang saya itu punya imajinasi yang bagus dan ketika udah kuliah mereka mengatakan hal itu sebagai sesuatu yang "lebay" dan terbukti banyak orang yang sudah terjebak dengan cerita Charles..nama  (alm.) kucing saya. Sebur saja namanya mawar dan indah. Mereka terjebak ketika
Saya:  "eh ada cowok ganteng banget, bule (warna bulu kucing saya kuning), gagah (kucing saya itu preman di halaman rumah saya), tegap (memang badannya atletis untuk seekor kucing jantan)."
Mawar: "boleh dong dikenalin" (dengan wajah sumringah dan ekpresi nya sangat bahagia)
Saya    : " Boleh2." (kok bisa ya ada orang yang excited mau dikenalin ama kucing bahagia)

Cerita indah juga ga jauh beda dari ini.

Sisa ceritanya tidak bisa saya lanjutkan karena ada beberapa hal yang harus dijaga kerahasiaanya. Mungkin nanti kalo ada yang ketemu ama mawar or indah bisa tahu cerita lebih detailnya karena ini sekedar intermezzo ajah.

Yap balik lagi ke topik ngembangin minat dan bakat. Saya sendiri suka menulis sejak SD. Tulisan aja berawal dari puisi-puisi yang mungkin maknanya hanya Tuhan dan saya yang tahu, Maklumlah anak SD gitu. Lalu, ketika SMP pas ada pelajaran bahasa Indonesia khususnya mengarang saya selalu bersemangat untuk mengerjakannya. Lumayan beberapa karya saya pernah mejeng di mading SMP.. Wah ga terlupakan itu. Hanya saja pas SMA saya berhenti nulis n fokus nulis diary aja. Disitulah saya merasakan ada yang hilang. hahaha.

Saya ngerasa seneng banget ngeliat orang yang puas baca cerita saya. Apapun itu genrenya. Saya masih belom bisa fokus kemana sih genre yang saya suka dan kerjakan dengan sepenuh hati. Mungkin pengalaman bakal bikin saya buat belajar lebih lagi.

Yang penting ketika kita melakukan suatu pekerjaan dan waktu ga terasa berlalu dengan cepat berarti itulah pekerjaan yang kita minati dengan atau tanpa bakat.
Semua ada jalannya kok. Saya juga kadang agak minder dengan temen2 saya yang tulisannya lebih bagus atau sukses duluan. tapi Tuhan punya jalan-Nya..dan tahun ini tulisan saya berubah menjadi sebuah film pendek The Rivalution.

Yang penting saya hidup didunia ini menghasilkan sesuatu dan bisa bermanfaat bagi banyak orang kalo orang nanya apa tujuan hidup saya. Cuman ya simplenya baru lewat tulisan yang masih perlu diasah *terinspirasi Dee dari novel perahu kertasnya dimana seorang Kugy berjuang dan menghasilkan karya berupa dongeng anak-anak.

Yup see u on the next corner XD.


       



Minggu, 05 Agustus 2012

Setahun yang Lalu

Mungkin memang Tuhan tahu yang terbaik untuk kita
Aku teringat saat kau datang dan mengatakan jangan khawatir
Kau tersenyum dan bercengkrama di balik balutan oksigen itu
Aku tak mengerti harus bagaimana
Keluar pun aku tak mampu
Berdiam pun hanya senyum kebingungan yang ku berikan
Kau kakakku tak mengeluh dan mengeluarkan air mata
Kau tertidur dan kami menunggu
Ketika kita saling tertawa mengingat kebodohan tahun-tahun sebelumnya
Kau selalu menjagaku
Tuhan tahu yang terbaik untuk kita
Setahun sudah berlalu dan memang Tuhan tahu yang terbaik bagi kita
Kau pergi dengan senyummu
Tinggalkan semua kenangan yang tak mampu ku hapuskan
Tahu kah ka?
Kepergianmu buatku tersudut di ruang tengah
Ketika teman-teman memandangku dan bertanya
"Kau tak apa?"
Aku hanya terdiam dan kembali tersudut
Semua itu karena ku belum mengerti apa arti kepergianmu
Karena ku belum tahu apa rencana-Nya
Karena memang Tuhan tahu yang terbaik untuk kita
Semua merasakan hal yang sama
Bertanya kenapa kau pergi
dan memang Tuhan tahu yang terbaik untuk kita
Setahun kau pergi
Ia mengajarkanku banyak hal yang tadinya tak ku mengerti
Tanpamu atau denganmu
Tuhan memang tahu yang terbaik bagi kita
Meski kau pergi
Kau selalu ada di hati kami
Karena kau memang memiliki ceritamu
Ceritamu menghiasi semua perjalanan kami
karena Tuhan tahu yang terbaik bagi kita
Setahun yang lalu
Titik dimana kau pergi dengan senyummu
Dan kami terus melangkah dengan khas kami
karena Tuhan tahu yang terbaik bagi kita

Kamis, 03 Mei 2012

Bedanya Dulu, Sekarang, dan Besok

Kayaknya setiap orang akan mengalami perubahan ya dari waktu ke waktu. Begitupun dengan saya. Banyak hal yang ingin saya lakukan tapi terlalu banyak diam untuk memikirkan jadinya malah bikin saya ga maju2. Ya istilahnya mah ga asik. Salah satunya ya perjalanan kuliah nih. Saya pengen kuliah cepet beres, tapi semakin lama tingkat yang saya hadapi ternyata tak mudah melaluinya. Banyak tantangannya..hehe pengen ceurik abdi..Yups mari bagi tiga masa kuliah menurut saya..
-Dulu 

Ini masa-masa awal tingkat dua kalo ngga salah. Study tour ke ehm DUPAN. Disini kita masih sama2 menjalin dunia kuliah dengan masa belum ada angin ribut. Masa dimana banyak hal yang berbagi bersaama.haha. Tugas pun bisa dikerjain keroyokan. Nostalgic banget.
Dan masih sempet buat narcis di mol bareng sahabat tercinta :D. Icha n Rizka. Oh myy u're one of the best friends that Allah gives to me.

Awal tingkat 3...Masih bisa kumpul2 with Friendd...Hehe. Salah satu acara yang bermakna di masa kuliah IMPRESSIXTH. Perjuangan sebagai mahasiswa-mahasiswi yang ingin memberikan hal berarti untuk jurusan tercinta. Kangen juga ya.
Mulai untuk beranjak ke dunia penyiaran. Subhanallah, perjuangannya luar biasa. hehe.

Kehilangan kakakku tersayang di akhir tingkat 3. Salah satu sahabat terbaik di masa kuliah. Miss U kak.
Tingkat empat, awal2 masa nyari bahan ampe nyasar ke UI ditambah salah satu jalan pembuka bahwa saya suka menulis. Yosh kawan seperjuangan ya :D. Pasti akan rindu selalu masa2 itu.

-Sekarang


Sekarang keadaan saya adalah status mahasiswa tingkat akhir yang sedang galau mencari ide dan berjuang untuk lulus. Kalau lagi stress, ya jalan2 lah gawena, makan, dan bertapa.hahaha. Tapi yang penting sekarang kurangnya motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan harus segera diatasi. Banyak hal pemicunya buat saya. Misalnya udara Bandung yang makin panas, tontonan korea, kangen orang-orang yang jadi "pesaing" dalam ngerjain tugas bareng, hehe. Tapi semua tahap itu harus bisa dilewati untuk mencapai masa depan yang gemilang. Perjuangan Coii!

- Masa Depan
Sehabis berjuang dengan keras, ada beberapa hal yang ingin saya lakukan dan buat jadi kenyataan. Mudah2an kesampaian sih. Amin... yaitu:
1. Lulus S1 akhir tahun 2012
2. Lanjut S2 perkembangan anak plus kerja di bidang tersebut
3. Dapet SIM C dan A (Amin deh secepatnya)
4. Umrah ke tanah suci bareng keluarga
5. Naek haji ke tanah suci bareng keluarga
6. Jadi penulis yang karyanya bermanfaat buat orang banyak
7. Jadi penyiar radio yang bisa sharing hal2 bermanfaat dengan banyak orang
8. Psikolog yang bisa berguna buat orang lain
9. Nikah ama jodohku
10. Jadi ibu yang bisa membesarkan anak dengan baik dan berguna bagi lingkungan di sekitarnya. Amin.

Senin, 09 April 2012

Melihat Hujan

Di kamar aku mendengar rerintikan hujan dari kanopi
Menyusutkan waktuku dari lamunan
Aku terdiam dan menatap penuh layar komputer
Menunggu satu kepastian
Ide itu tak juga kunjung datang
Hanya ada aku dan rerintikan hujan
Ingin aku menembus hujan
Melihatnya berdiri diantara tetitikan air
Tersenyum sederhana
Hah sudahlah aku hanya berpikir, bolehkan?

Sabtu, 28 Januari 2012

G A L A U.. Trending Topic Hari Ini...

Perasaan ini apa namanya
Ku takut untuk menyebut apa namanya

Bukan karena ku takut salah
Tetapi ku takut benar apa yang kurasa

Pedih yang menghujam di sanubariku
Hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku

Aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
Untuk sekian kali namun kali ini ku galau

Bukan karena ku takut salah
Tetapi ku takut benar apa yang kurasa

Aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
Untuk sekian kali namun kali ini ku galau

Pedih yang menghujam di sanubariku
Hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku

Aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
Untuk sekian kali namun kali ini aku galau

Galau...


yup, itu adalah lirik lagu titi dj-galau. Lagu ini pertama kali saya dengarkan ketika kelas 2 SMA tepatnya tahun 2006-2007. Kata galau ini jadi trending topic pas awal 2010-2012. Haha.. lucunya tuh rentang tahunnya cukup jauh ya sekitar empat hingga lima tahun baru saya denger dan jadi kata favorit temen2 di sekitar saya. Oke kita mulai pembahasan galau ini.

Definisi
Berdasarkan lirik lagu di atas, saya bisa menyimpulkan kalau galau itu adalah perasaan takut sehingga individu tersebut nggak yakin dengan something dan ia selalu jatuh ke lubang yang sama.


Proses Kegalauan
Galau itu ada karena proses persepsi kita yang salah tentang kenyataan yang kita hadapi lho.. ga percaya?.. Let's see.. pertama galau itu kan rasa takut sehingga ngebuat kita ga yakin kan? Contohnya pas peristiwa sehari-hari deh. Misal saja seorang wanita inisial K. Dia pengen bisa tampil pede dan bisa unjuk gigi di depan umum terutama di lingkungan sosialnya, tapi ada hal yang menghambatnya yaitu dia punya pikiran dia bakal gelagapan trus ga bisa trus malu trus ada orang yang lebih bisa dari dia trus..truss..truss..trusss....aja tanpa menghasilkan solusi dari permasalahannya sendiri dengan pemikiran negatif yang dia punya. Hal yang berperan ketika proses kegalauan ini dimulai adalah CARA PANDANG KITA.  Kalau kita nganggap sesuatu negatif maka hal tersebut bakal disimpan di ingatan kita. BAHAYAnya adalah hal itu akan kita inget terus kalo kita ngga ngubah cara pandang kita hehehe.. Terkadang juga kita perlu orang lain untuk 'menampar' kegalauan kita.

Tips and Triks untuk Atasi Kegalauan
1. Kenali hal apa yang membuatmu galau. Kalau hal itu keseringan terjadi hmm..berarti ada sesuatu yang harus kamu rubah.
2. Berubah itu ngga mudah! Exactly!. Nah daripada meratapi kegalauan seenggak ada sesuatu hal yang bisa dilakuin. Misalnya berolahraga, meluangkan waktu untuk hobi atau hangout dengan teman  yang 'galak' agar bisa 'menampar' kegalauan.
3. Berawal dari diri sendiri. Yups, balik lagi ke cara pandang kita. Kalau kita punya cara pandang positif, minimal dengan mengatakan dan menerapkan bahwa saya bisa mengatasi masalah ini ke depannya kegalauan pun akan menipis.
4. Berikan aura hepi pada dirimu sendiri. Coba tanamkan pada diri kita bahwa kita dilahirkan ke dunia ini sebagai pemenang. Coba buka lagi buku SMP atau SMA nya tentang reproduksi pas pelajaran biologi..hehehe..Kita itu diciptakan oleh Tuhan dengan segala kelebihan dan tentunya ga mau kan selama hidup ini kita isi dengan kegalauan?.. So keep MOVE ON!

Yups itulah ending kegalauan dari buah pemikiran saya hari ini. Mudah2an bermanfaat. Meski kita bukan motivator profesional, seenggaknya kita mengetahui apa yang kita rasakan dan harus lakukan yang terbaik untuk mengatasi segala kegalauan yang datang karena kita adalah tokoh utama cerita hidup kita masing-masing :D.

Minggu, 22 Januari 2012

Setiap Manusia punya Ceritanya Masing-masing (part II)

Sekarang lagi musim uas, para mahasiswa udah mulai ribut dengan berbagai macam stressor. Ada yang tugas belum beres lah, ujian susulan lah, ada yang ujian pas weekend karena kuliah kelas karyawan, dan ada juga yang pengajuan proposal buat skripsi. Sungguh itu baru fenomena alam yang terjadi di sebagian kecil dalam dunia yang luas ini...luar biasa ya :D

Nah, saat musim uas ini tiba ada yang ingin merencanakan untuk liburan sebelum semester 8 mulai melangkah sendiri-sendiri. Yup, kalo udah masuk skripsi mah udah mulai jarang ketemu ama temen2. Itulah yang saya rasakan saat ini.

Sejak tingkat satu sampai sekarang, saya merasakan regenerasi cerita kehidupan. Aduh,,bahasanya ya tingkat dewa! ahaha. Maksud regenerasi disini adalah saya mengalami banyak hal dan perubahan karena lingkungan sosial saya. Dulu, kalau ngerjain tugas pas tingkat 1-3 itu pasti keroyokan ato rame-rame bareng temen-temen ampe OL di ym tengah malem atau kumpul di kanjur dr pagi ampe sore buat nyelesein persoalan.

Sekarang? ke kampus aja jarang tapi tetep komunikasi n sharing dengan temen itu perlu. Yup, jarang ketemu ama temen lama karena udah sibuk ama konsentrasinya masing-masing. Temen saya salah satunya sebut saja D kalau sedang riweuh pasti dia bingung bagaimana mau mengerjakan tugas, tapi kalau ada temen saya yang lainnya, dia jadi bisa tenang dan tugas pun dikerjakan dengan sebaik mungkin.

Lain lagi dengan teman saya di cerita sebelumnya tentang siwak dan biola. Kedua orang itu harus di dorong dulu buat belajar n ngerjain tugasnya..ahaha ada-ada saja ya dasar manusia :D. Itulah kehidupan, meski kita punya cerita masing-masing tapi pasti ada satu hal yang menghubungkan cerita kita denga orang-orang di sekitar kita.
Pastinya juga, meski sekarang saya merasakan teman-teman saya sedang asyik menulis dan merangkai drama kehidupannya, saya meyakini bahwa bila Allah menjodohkan mereka sebagai teman baik saya kemana pun kami terpisah pasti akan selalu terhubung dan bisa bertemu kembali. Miss u guys! :D

Rabu, 28 Desember 2011

Setiap Manusia punya Ceritanya Masing-masing



Ga kerasa hampir empat tahun saya menginjak dunia perkuliahan. Dulunya saya berpikir bahwa kuliah akan agak "menyeramkan" karena bertemu dengan banyak orang baru yang agak asing dan tentunya masyarakat akan melihat apa yang saya lakukan. Saya termasuk ke dalam orang yang agak lama beradaptasi karena selalu memperhatikan apakah kondisi disekitar saya ini nyaman atau tidak. Wajar..namanya juga manusia..hihii

Foto di atas adalah foto ketika kami semua mengawali tingkat tingkat tiga di semester genap. Kenapa saya ingin mengangkat ini? Karena saya rindu dengan mereka heheh. Banyak sekali kejadian yang saya alami ketika saya bersama mereka. Bahkan, mereka mengajarkan saya untuk tidak emosional dan bersikap jujur kepada diri saya saya sendiri salah satunya fakta bahwa saya suka sekali menulis (walau empot-empotan).

Okey, tema dari foto ini adalah pelangi a.k.a rainbow. Kami mengambil tema tersebut karena karakter kami yang berbeda. Ya, itu akan dibahas pada posting selanjutnya.hihi. Setelah mendapat ijin dari yang bersangkutan. Disini saya hanya akan menjelaskan bahwa manusia itu seperti kertas kosong saat dilahirkan. Konsep itu merupakan konsep tabula rasa dari John Locke.

Kalau diibaratkan seperti itu, maka hal yang ada dalam pikiran saya adalah berarti saya bisa mewarnai hidup saya dengan warna apapun dong. Lalu, warna yang saya pilih dalam foto dan hidup ini adalah oranye. Kenapa? Karena saya ingin jadi perpaduan kuning dan merah. Dimana kuning itu dapat menyinari orang dan merah itu berapi-api seperti semangat yang tidak padam. Jadi, intinya saya ingin membuat cerita hidup saya adalah orang yang mampu menyemangati orang lain dengan kelebihan yang saya miliki dan tentunya kekurangan saya hmm...akan dikemanakan ya? YA di syukuri dan di terima oleh diri saya (masih dalam proses dalam hal tersebut).

So, what's your story? Everybody has their colour to paint their life story.
Jangan membandingkan bahwa saya harus seperti anda, tapi bandingkanlah apa kelebihan saya sehingga bisa melukiskan cerita hebat seperti anda. Keep SMILE :D

Minggu, 06 November 2011

Remember November

Waktu telah terlibas olehku dengan cepat
Hingga tak terasa bahwa aku berada dalam dunia yang berbeda
Aku bukanlah aku yang dulu lagi
Seorang anak yang bermanja pada kehidupan

Lain lagi dengan sekarang
Dulu aku hanya mewarnai
Dan tidak menunjukkan siapa warnaku
Waktu pun berawal di november

Remember november
Dimana aku mengenali cerminku
Remember november
Dimana aku mendengar suara hatiku
Remember november
Ketika ku tahu
Aku adalah aku
dan Remember November
dimana Tuhan ijinkan aku
Tuk hirup aroma kehidupan dunia

Rabu, 19 Oktober 2011

Siwak dan Biola

Menurut kamu mana yang lebih eye cacthing? SIWAK atau BIOLA?


Ini teinspirasi dari kisah nyata..dimana dua teman saya sebut saja Bunga Ros dan Melati sedang bercengkrama di kosan Melati. Ros yang diundang oleh Melati datang dengan senyum sumringah lalu masuk ke kamar terlebih dahulu. Kamar Melati berukuran kurang lebih 3 x 4 meter. Di dekat pintu masuk,kita   dapat melihat hampir  2/3 isi kamar. Ketika membuka pintu, tepat di depannya ada  rak buku yang ditempel ke dinding, lalu dibawahnya ada tumpukan buku. Ketika kita melihat ke sebelah kiri  ada dispenser trus geser lagi ke kiri ada tumpukan baju dan  kasur yang diampar dibawah jendela. Adapun percakapan mereka yaitu:

Melati : Ros, kamu melihat sesuatu yang berbeda ga disini?
Ros     : Ngga..emang ada apa Mel?
Melati : Masa? Coba liat dulu..

Ros mencari-cari apa yang berbeda hari itu..cukup lama..dan waktu lima menitpun berlalu. Dan..
Ros    : Iya ada yang baru! (menunjuk pada dispenser) 
Melati : Apa?
Ros    : SIWAK (berteriak kegirangan)..Ini yang diatas dispenser..Barang baru kan? Kapan kamu beli?
Melati : Iya barang baru..tapi bukan SIWAK yang gue maksud, tapi yang disebelah dispenser..Itu  
            BIOLA.Masa segede gitu ga keliatan?
Ros    : Oh Biola toh (ekspresi datar)..Aku kira siwak..soalnya ga keliatan.hehe


Ya, begitulah cerita SIWAK dan BIOLA. Menurut Ros ukuran SIWAK yang lebih kecil dari BIOLA lebih eye catching. Menurut kamu?